RSS

Testing dan Implementasi Sistem Informasi

Dokumentasi dapat dianggap sebagai materi yang tertulis atau sesuatu yang menyediakan informasi tentang suatu subyek. Dokumentasi dapat berisi tentang deskripsi-deskripsi, penjelasan-penjelasan, bagan alir, daftar-daftar, cetakan hasil komputer, contoh-contoh obyek dari sistem informasi
pada implementasi sistem informasi dokumentasi sangat perlu untuk:
  1. Mempelajari cara mengoperasikan sistem
2. Sebagai bahan pelatihan
3. Dasar pengembangan sistem lebih lanjut
4. Dasar bila akan memodifikasi atau memperbaiki sistem di kemudian hari
5. Materi acuan bagi Auditor
6. Back-up
7. Mempermudah komunikasi di antara sesama pegawai
8. Menghilangkan ketergantungan yang kritis
dokumentasi sistem sendiri memiliki beberapa macam:
  • Dokumentasi untuk Administrator
  • Dokumentasi user
  • Dokumentasi Top Level/middle Level
Dalam dokumentasi sistem terdapat :
  • Dokumentasi Internal
merupakan dokumentasi source code dari sistem informasi atau aplikasi
  • Dokumentasi Ekternal
merupkan rancangan sistem yang dibanguan berupa alirdata, prosedure, rancangan form atau interface, rancangan basisdata.
 
Definisi Testing
  • Menurut Hetzel 1973: proses pemantapan kepercayaan akan kinerja program atau sistem sebagaimana yang diharapkan.
  • Menurut Myers 1979: proses eksekusi program atau sistem secara intens untuk menemukan error.
  • Menurut Hetzel 1983 (Revisi): tiap aktivitas yang digunakan untuk dapat melakukan evaluasi suatu atribut atau kemampuan dari program atau sistem dan menentukan apakah telah memenuhi kebutuhan atau hasil yang diharapkan.
  • Menurut Standar ANSI/IEEE 1059: proses menganalisa suatu entitas software untuk mendeteksi perbedaan antara kondisi yang ada dengan kondisi yang diinginkan ( defects / errors / bugs ) dan mengevaluasi fitur- fitur dari entitassoftware.
Definisi Testing Software
  • Testing software adalah proses mengoperasikan software dalam suatu kondisi yang dikendalikan, untuk verifikasi apakah telah berlaku sebagaimana telah ditetapkan, validasi apakah spesifikasi yang telah ditetapkan sudah memenuhi keinginan atau kebutuhan dari pengguna yg sebenarnya.
  • Verifikasi adalah pengecekan atau pengetesan entitas-entitas, termasuk software untuk pemenuhan dan konsistensi dengan melakukan evaluasi hasil terhadap kebutuhan yang telah ditetapkan. ( Are we building the system right?)
  • Validasi melihat kebenaran system, apakah proses yang telah ditulis dalam spesifikasi adalah apa yang sebenarnya diinginkan atau dibutuhkan oleh pengguna.( Are we building the right system?)
  • Deteksi error: Testing seharusnya berorientasi untuk membuat kesalahan secara intensif, untuk menentukan apakah suatu hal tersebut terjadi bilamana tidak seharusnya terjadi atau suatu hal tersebut tidak terjadi dimana seharusnya mereka ada.
Strategi Testing
  • Strategi testing software mengintegrasikan metode – metode disain test cases software ke dalam suatu rangkaian tahapan yang terencana dengan baik sehingga pengembangan software dapat berhasil.
  • Strategi menyediakan peta yang menjelaskan tahap – tahap yang harus dilakukan sebagai bagian dari testing, dan membutuhkan usaha, waktu, dan sumber daya bilamana tahap – tahap ini direncanakan dan dilaksanakan.
  • Strategi testing harus menjadi satu kesatuan dengan perencanaan tes, disain test case , ekesekusi tes, dan pengumpulan serta evaluasi datahasil testing.
  • Strategi testing software harus cukup fleksibel untuk dapat mengakomodasi kustomisasi pendekatan testing. Pada saat yang bersamaan, harus juga cukup konsisten dan tegas agar dapat melakukan perencanaan yang masuk akal dan dapat melakukan manajemen perkembangan kinerja proyek.
Pendekatan Strategi Testing
  • Sejumlah strategi testing software diadakan untuk menyediakan kerangka testing bagi pengembang software dengan karekteristik umum sebagai berikut:
  1. Testing dimulai dari tingkat komponen terkecil sampai pada integrasi antar komponen pada keseluruhan sistem komputer tercapai.
  2. Teknik testing berbeda – beda sesuai dengan waktu penggunaannya.
  3. Testing dilakukan oleh pengembang software dan (untuk proyek besar) dilakukan oleh suatu grup tes yang independen.
  4. Testing dan debugging adalah aktifitas yang berlainan, tapi debugging harus diakomodasi disetiap strategi testing.
Unit Testing
  • Unit testing berfokus pad usaha verifikasi pada unit terkecil dari disain software – komponen atau modul software.
  • Penggunaan diskripsi disain tingkat komponen sebagai tuntunan, jalur kendali yang penting dites untuk menemukan errors , terbatas pada modul tersebut.
  • Kompleksitas relatif terhadap tes dan errors yang dicakup dibatasi oleh batasan – batasan dari cakupan yang telah ditetapkan pada unit testing .
  • Unit testing berorientasi white box , dan tahapan dapat dilakukansecara paralel pada banyak komponen.
Implementasi dari Unit testing
 
Untuk memastiakan kebenaran dari algoritma atau kode yang dibuat diperlukan proses testing dan pada kesempatan ini akan dibahas lebih lanjut implementasi unit testing menggunakan JUnit. JUnit ditulis oleh Erich Gamma dan Kent Beck sebagai sebuah open source. JUnit adalah standard tidak langsung sebagai pustaka pengujian untuk bahasa Bahasa. Dari pustaka ini pula, muncul komunitas-komunitas pengembang yang menurunkan JUnit untuk bahasa pemrograman lain, seperti untuk .NET yang disebut sebagai NUnit (http://www.nunit.org), PHPUnit (http://www.phpunit.de) untuk bahasa PHP dan JSUnit (http://www.jsunit.net) untuk bahasa JavaScript. JUnit merupakan satu framework untuk melakukan testing aplikasi java dan dapat didownload dalam bentuk “jar” di link di bawah ini :
 
Contoh penerapan JUnit
Langkah pertama yang mesti dilakukan adalah dengan mendownload file JUnit pada link yang tertera diatas kemudian extract file JUnit dimanapun terserah anda contoh extract di desktop asalkan jangan extract di direktori Java_Home atau direktori instalasi Java. Langkah berikut set classpath untuk JUnit ini yang dapat anda lakukan pada klik kanan My Computer à advanced à Enviroment Variables kemudian masukan classpathnya disana. Selanjutnya tinggal membuat class untuk testing yang biasaanya memiliki format sebagai berikut :
 
import junit.framework.TestCase;
public class NamaClass_Test extends TestCase {
public NamaClass_Test(String name) {
super(name);
}
public void testSesuatu() {
// assert disini
}
public void testSesuatuLagi() {
// assert disana
}
public void testSesuatuLainnya() {
// assert dimana-mana
}
}
 
Buat sebuah class yang akan dipakan untuk unit testing, misalnya simpel1 :
 
public class simple1 {
private String pesan;
private int angka;
public int getAngka() {
return angka;
}
public void setAngka(int angka) {
this.angka = angka;
}
public void setPesan(String pesan) {
this.pesan = pesan;
}
public String getPesan() {
return pesan;
}
public String tentukanGenapGanjil(int angka){
this.angka = angka;
if(this.angka % 2 == 0){
setPesan(“genap”);
}else{
setPesan(“ganjil”);
}
return this.pesan;
}
 
Class ini terdiri dari dua variable pesan dan angka beserta method getter dan setternya ditambah satu method untuk menentukan genap dan ganjil.
Buat class untuk melakukan unit testing dalam hal ini diberi nama testSimpel1 :
import junit.framework.TestCase;
public class testSimple1 extends TestCase {
simple1 sim = new simple1();
public testSimple1(String name) {
super(name);
}
public void testGanjilGenap(){
int ganjil = 1;
assertEquals(“test ganjil genap”, “ganjil”, sim.tentukanGenapGanjil(ganjil));
}
public void testGetAngka(){
sim.setAngka(5);
assertEquals(“test get”, 5, sim.getAngka());
}
public static void main(String[] args) {
junit.textui.TestRunner.run(testSimple1.class);
}
}
Untuk membuat class unit test, dibuat satu class yang meng inherit class TestCase dari framework JUnit, kemudian class tersebut harus melakukan Overriding dari constructor super classnya.
Pada method testGanjilGenap(), yang dites adalah method tentukanGanjilGenap dari class simple1. Diberikan sebuah integer ganjil 1, di test apakah method tentukanGanjilGenap() mengembalikan nilai yang semestinya (yaitu ganjil). Method yang dipakai adalah assertEquals(). Ada 3 parameter yang dimasukan antara lain :
  • Pesan testing
  • Nilai yang diharapkan
  • Nilai hasil eksekusi
Nilai yang diharapkan akan keluar adalah ganjil, hasil dari eksekusi method sim.tentukanGenapGanjil(ganjil) dimana variable ganjil diberi nilai 1.
Pada method testGetAngka() yang dites adalah getter dari variable angka pada class simple1. Diberikan nilai 5, dicek apakah getter mengeluarkan nilai yang sama dan langkah terakhir adalah membuat main method. Untuk melakukan testing, dipanggil method junit.textui.TestRunner.run(); dengan parameter file class dari testSimple1.
Jika output dari program seperti dibawah ini maka proses testing berhasil dilewati oleh class simple1 dengan sukses karena method yang digunakan pada test case sudah mengembalikan nilan sesuai dengan harapan.
 
 
Leave a comment

Posted by on May 3, 2013 in Uncategorized

 

TEKNOLOGI CCTV dan VIDEO STREAMING

A) Video streaming
Teknologi multimedia melalui Internet semakin berkembang secara online. Perkembangan coding dan decoding untuk gambar maupun suara juga semakin meningkat seiring dengan bertambahnya kecepatan komputer. Istilah streaming sudah sering kita dengar. Tapi, seperti apakan streaming sebenarnya? Apakah streaming hanya sekadar menonton siaran hiburan atau mendengar radio melalui Internet saja? Pastinya ada banyak hal yang perlu dipelajari mengenai teknlogi yang satu ini.
Seperti Sungai
Streaming sebenarnya adalah proses pengiriman data kontinu alias terus-menerus yang dilakukan secara broadcast melalui Internet untuk ditampilkan oleh aplikasi streaming pada PC (klien). Paket-paket data yang dikirimkan telah dikompresi untuk memudahkan pengirimannya melalui Internet.
Kenapa disebut streaming? Stream berasal dari bahasa Inggris stream yang artinya sungai. Proses streaming bisa diibaratkan seperti aliran air di sungai yang tak pernah terputus kecuali jika sumber mata airnya mengering. Seperti aliran air di sungai, aliran data streaming dilakukan tanpa ada interupsi dan dilakukan secara kontinyu hingga datanya habis, artinya telah selesai dikirim dan ditampilkan dalam PC si pengguna baik berupa video dan juga suara.

B) IP kamera
kamera CCTV ini berfungsi sebagai alat pengambil gambar.Terdiri dari beberapa tipe camera yang dibedakan dari segi kualitas, penggunaan dan fungsinya.
Terbagi dalam 2 kategori utama, yaitu :
– Camera CCTV Analog
Kamera CCTV Analog Kamera tipe ini merupakan jenis yang paling umum dipergunakan dan mudah untuk didapatkan karena harganya yang bervariatif (relatif terjangkau) dan instalasi yang mudah.Jenis kamera ini banyak dijumpai di berbagai pusat masyarakat (mall,hotel,restoran,pabrik)
– Camera CCTV Network
Kamera Network (IP Camera) Kamera network adalah kamera CCTV yang menggunakan internet protocol untuk mengirimkan sinyal gambar melalui jaringan fast ethernet.Tujuan dari kamera ini sama dengan jenis analog, yaitu sebagai alat penunjang pengawasan.Kamera ini memungkinkan pengguna untuk melihat hasil pengawasan melalui jaringan internet komputer atau handphone.

C) CCTV
CCTV banyak digunakan di seluruh dunia sebagai alat keamanan dan pengawasan. Artikel ini akan melihat apa pengertian CCTV, sejarah singkat teknologi ini dan beberapa pemanfaatan utama CCTV di masyarakat.
Arti CCTV
CCTV singkatan untuk televisi sirkuit tertutup. Jadi,pengertian CCTV ini berbeda dari televisi anda menonton sabun favorit Anda pada karena tidak menyiarkan sinyal kepada publik. Sebaliknya ia mengirimkan foto dari kamera video ke monitor baik melalui kabel, pemancar nirkabel atau melalui internet. Gambar ini dapat direkam dan disimpan pada disk.
Sejarah Tentang CCTV
Salah satu kegunaan CCTV besar pertama di tahun 1940-an oleh Militer AS. Untuk menguji misil V2 kamera sirkuit tertutup digunakan untuk memonitor tes keselamatan. Teknologi ini menguntungkan karena pengertian CCTV memungkinkan petugas untuk menonton erat, melihat keluar untuk cacat dan kemungkinan masalah sementara tinggal keluar dari bahaya. Tanpa masalah CCTV dengan rudal mungkin telah pergi tanpa diketahui.
Di Inggris pada 1960-an CCTV dipasang di beberapa tempat umum untuk mengamati kerumunan selama pawai dan rapat umum. Sebagai teknologi yang berkembang dan menjadi CCTV berteknologi tinggi lebih banyak digunakan di tempat umum untuk memonitor aktivitas. Selanjutnya menggunakan termasuk mencegah pencurian dari outlet ritel.
Menggunakan Utama
Berdasarkan pengertian CCTV di atas, CCTV banyak digunakan untuk memantau area publik seperti stasiun kereta api, jalan, alun-alun pusat kota, toko-toko dan bus. Namun, tidak berhenti di tempat umum karena banyak orang yang sekarang berinvestasi dalam CCTV untuk melindungi rumah mereka. Dengan 9,5 juta kejahatan di Inggris dan Wales tahun lalu jelas untuk melihat mengapa CCTV sangat penting.
CCTV adalah pencegah kejahatan besar sebagai pelaku tahu ini lebih besar kemungkinan mereka akan diidentifikasi. Daerah yang kurang atau tidak ada CCTV mungkin akan lebih berisiko kejahatan karena hal ini. Jika kehadiran CCTV tidak menghalangi pelaku maka diharapkan akan menangkap informasi yang cukup untuk membantu dengan penyelidikan polisi.
Sesuai dengan arti CCTV, untuk bisnis CCTV dapat bertindak sebagai pencegah dari pencuri eksternal namun juga dapat membantu mengidentifikasi penjahat dalam sebuah organisasi. Untuk manajer dan pemilik usaha CCTV dapat memberikan informasi bermanfaat tentang cara efektif karyawan Anda bekerja. Hal ini dapat membantu melindungi staf Anda tidak salah dituduh misalnya jika nasabah klaim mereka telah kehilangan-dijual produk, dan juga dapat melindungi perusahaan dari tuduhan palsu misalnya penukaran cedera.

Sumber : http://kameracctvmurah.net/pengertian-cctv/

 
Leave a comment

Posted by on January 22, 2013 in Uncategorized

 

ATIS

Didirikan dan berkantor pusat di Bad Homburg, Jerman, Grup ATIS memiliki 200 karyawan – yang mayoritas adalah insinyur – di lima negara di Eropa, Amerika Utara dan Asia. Menggambar pada sejarah panjang keberhasilan dan pengalaman – lebih dari 60 tahun dalam teknologi rekaman dan lebih dari 20 tahun di bidang intersepsi sah terintegrasi – ATIS adalah mitra teknologi kunci untuk kedua sektor publik dan swasta.

Sejak pendiriannya, ATIS selalu diakui sebagai pelopor dalam pengembangan dan produksi sistem pencatatan dan pemantauan. Dalam perjalanan dari pertumbuhan yang berkelanjutan, Perseroan telah memperoleh reputasi sebagai mitra terpercaya untuk lembaga penegak hukum, operator jaringan dan penyedia peralatan jaringan.

Akar Perusahaan peregangan kembali ke 1946, ketika ATIS-ASSMANN dimulai sebagai sebuah perusahaan kecil di tempat disewa di Waisenhausplatz di Bad Homburg. Kamar segera menjadi terlalu kecil bagi perusahaan yang berkembang dan sebagainya, pada tahun 1950, ia pindah ke gedung yang baru dibangun di Industriestraße 5 (berganti nama “Justus Liebig-von–Straße” pada tanggal 1 Januari 2009) di Bad Homburg. Di sinilah markas Perseroan masih berada hari ini.

Dalam sejajar dengan Perusahaan, berbagai produk juga telah mengalami pertumbuhan yang pesat. Fokus awal Perseroan pada mesin dikte. Namun, segera setelah tahun 1953 peralatan khusus untuk tugas-tugas tertentu telah ditambahkan ke kisaran: berdasarkan pengalaman dengan mesin dikte dan media perekam waktu, disk magnetik, ATIS mengembangkan sistem alamat publik pertama disebut “Automatic 1”. Ini adalah ketika ATIS nama pertama kali diciptakan, berdiri untuk “Sistem Audio Telekommunikation Internasional”.

The ASSMANN 80 Universa, salah satu generasi pertama mesin yang sukses, diproduksi dalam jumlah besar dan digunakan secara profesional selama bertahun-tahun. The Tape Recorder Multichannel VMG telah menjadi yang pertama dalam serangkaian panjang perekam profesional. Spesifik know-how dari ATIS dalam produksi kepala magnetik lagu multi ditawarkan selama bertahun-tahun kapasitas rekaman yang tak tertandingi pada kaset magnetik.

 

Sebuah baris kedua usaha didirikan hanya dalam waktu singkat kemudian: teknologi rekaman.

 

Dalam bidang dokumentasi, sistem multi-track dokumentasi VMG adalah prekursor untuk keluarga sistem MS sukses. Pada saat itu, sangat maju rekaman ATIS ‘kepala teknologi memungkinkan jumlah mengejutkan tinggi trek rekaman untuk direalisasikan. Hal ini memungkinkan untuk mengembangkan sistem multi-track dokumentasi pertama untuk kontrol penerbangan yang menjadi diperlukan karena lalu lintas udara semakin berat.

 

Sejak itu Bad Homburg telah menjadi salah satu dari “alamat top” di seluruh dunia untuk merekam suara dan penangkapan yang sah.

dikutip dari : http://www.atis-systems.com/atis-in-history.html?&L=1

 
Leave a comment

Posted by on January 22, 2013 in Uncategorized

 

Kelebihan dan Kekurangan Telematika

 
KELEBIHAN :
   – Telematika telah memberikan nilah tambah bagi masyarakat luas yaitu dalam perekonomian nasional. Ditandai dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan teknologi Internet. Pembangunan sektor Telematika diyakini akan memengaruhi perkembangan sektor-sektor lainnya. Sebagaimana diyakini oleh organisasi telekomunikasi dunia, ITU, yang konsisten menyatakan bahwa dengan asumsi semua persyaratan terpenuhi, penambahan investasi di sektor telekomunikasi sebesar 1% akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3%. Hipotesis ini telah terbukti kebenarannya di Jepang, Korea, Kanada, Australia, negara-negara Eropa, Skandinavia, dan lainnya.
 
KEKURANGAN :
   – banyak kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan media internet. Contohnya cyber crime dengan cara mencuri data kartu kredit dari nasabah suatu bank, sehingga si pelaku carding (carder) dapat menggunakan data tersebut untuk keuntungan pribadi.
   – Penyebaran virus atau malicious ware fraud atau penipuan yang menggunakan electronic mail sebagai alat penyebaran informasi bagi si penipu.
 
Leave a comment

Posted by on November 28, 2012 in Uncategorized

 

Telematika Support Dunia Pendidikan

Pangkalan Baru – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepualuan Bangka Belitung akan selalu mensupport dunia pendidikan di Bangka Belitung, salah satunya langkah konkritnya dengan menyediakan media-media sebagai sarana publikasi.

Salah satu tugas pokok dan fungsi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.

Drs.Effendi, Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi (SKDI) Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan segala bentuk informasi yang didapat, biasanya langsung diolah dan disebarluaskan melalui berbagai media.

“Biasanya kita menyebarluaskan informasi ke masyarakat melalui media tatap muka, In Radio, website  babelprov.go.id, media center, pementasan media tradisional, dan pemutaran film”, ungkapnya, saat talk show Bentang Demokrasi, di Sarana TV,Rabu (23/05/2012).

Effendi menambahkan Dinas Kominfo juga bekerjasama dengan media cetak dan elektronik lokal untuk memperluas informasi yang akan diketahui masyarakat khususnya di Bangka Belitung.

Terkait dunia pendidikan, Effendi mengatakan, Mobile Community Access Point (MCAP)/mobil warnet/mobil informasi keliling yang dimiliki Dinas Komunikasi dan Informatika sangat bermanfaat sekali untuk masyarakat di Bangka Belitung, khususnya para pelajar dan mahasiswa.

“untuk pelajar dan mahasiswa diharapkan tumbuh minat dan kemauan belajar agar terampil dalam memanfaatkan berbagai aplikasi telematika,yang berguna bagi peningkatan kecerdasan dan kesejahteraan masyarakat,ungkapnya”.

MCAP ini sangat memfasilitasi pemerataan akses informasi berbasis internet bagi daerah-daerah yang belum tersedia infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi.

“Secara berkeliling dapat menjangkau segenap pelosok,sekaligus untuk pengenalan pemanfaatan telematika”, ujarnya.

Melalui MCAP ini masyarakat tidak hanya mengerti teknologi, tetapi bisa memanfaatkan sebagai sarana pemberdayaan ekonomi dan pengembangan masyarakat. Misalnya melalui internet masyarakat dapat mempromosikan potensi atau produk-produk ke daerah lain.(fa/TMC).

 

kinerja yang seperti ini sebenarnya sangat baik untuk lebih mengetahui perkembangan telematika, dan dalam dunia pendidikan sangat membantu. namun pentingnya pengawasan terhadap telematika penting dikarenakan orang awam renta sekali terjerumus.

 
Leave a comment

Posted by on November 28, 2012 in Uncategorized

 

Definisi TELEMATIKA

Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:

  • Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
  • Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
  • Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).

 

Telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau penyampaian infomasi, dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam kaitannya dengan ‘Telekomunikasi’ bentuk komunikasi jarak jauh dapat dibedakan atas tiga :

1. Komunikasi Satu Arah (Simplex). Dalam komunikasi satu arah (Simplex) pengirim dan penerima informasi tidak dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan melalui media yang sama. Contoh :Pager, televisi, dan radio.

2. Komunikasi Dua Arah (Duplex). Dalam komunikasi dua arah (Duplex) pengirim dan penerima informasi dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan melalui media yang sama. Contoh : Telepon dan VOIP.

3. Komunikasi Semi Dua Arah (Half Duplex). Dalam komunikasi semi dua arah (Half Duplex)pengirim dan penerima informsi berkomunikasi secara bergantian namun tetap berkesinambungan. Contoh :Handy Talkie, FAX, dan Chat Room

 

Informatika (InggrisInformatics) merupakan disiplin ilmu yang mempelajari transformasi fakta berlambang yaitu data maupun informasi pada mesin berbasis komputasi. Disiplin ilmu ini mencakup beberapa macam bidang, termasuk di dalamnya: sistem informasiilmu komputerilmu informasiteknik komputer dan aplikasi informasi dalam sistem informasi manajemen. Secara umum informatika mempelajari struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi. Aspek dari informatika lebih luas dari sekedar sistem informasi berbasis komputer saja, tetapi masih banyak informasi yang tidak dan belum diproses dengan komputer.

Informatika mempunyai konsep dasar, teori, dan perkembangan aplikasi tersendiri. Informatika dapat mendukung dan berkaitan dengan aspek kognitif dan sosial, termasuk tentang pengaruh serta akibat sosial dari teknologi informasi pada umumnya. Penggunaan informasi dalam beberapa macam bidang, seperti bioinformatikainformatika medis, dan informasi yang mendukung ilmu perpustakaan, merupakan beberapa contoh yang lain dari bidang informatika.

Dalam ruang lingkup yang lebih luas, informatika meliputi beberapa aspek:

  • teori informasi yang mempelajari konsep matematis dari suatu informasi
  • ilmu informasi yang mempelajari tentang cara pengumpulan, klasifikasi, manipulasi penyimpanan, pengaksesan, dan penyebarluasan informasi untuk keperluan sosial dan kemasyarakatan secara menyeluruh
  • ilmu komputer dan teknik komputer yang mempelajari tentang pemrosesan, pengarsipan, dan penyebaran informasi dengan menggunakan teknologi informasi dan alat lain yang berbasis komputer.
  • sistem informasi yang mempelajari mengenai teknik pengembangan suatu sistem untuk mengolah berbagai macam informasi yang ada.
  • keamanan informasi ilmu yang mempelajari mengenai kajian proses mengamankan dan melindungi data pada yang ada pada sistem atau komputers.

 

Sebagai contoh saja dari Telematika tersebut adalah alat penunjuk arah jalan atau yang sering kita kenal dengan sebutan GPS. Alat satu ini hasil penggabungan dua konsep yaitu computing dan teknologi satelit. Dimana alat ini langsung terhubung dengan satelit untuk memberikan informasi jalan secara detail dan sebagai pembimbing jalan. Itu salah satu contoh teknologi yang tercipta dari konsep Telematika tersebut.

 

Mungkin dengan adanya Telematika di Indonesia ini dapat mengantarkan bangsa ini menjadi bangsa yang maju, menjadi Negara yang serba teknologi. Jangan sampai Konsep yang sudah benar ini menjadi tidak benar karena pemakaiannya. Jadilah bangsa yang bermoral untuk menggunakan teknologi apapun. Biar kita jadi kaya Om Roy Suryo itu hahaha
SALAM SISTEM INFORMASI

Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2279691-pengertian-dan-definisi-telekomunikasi/#ixzz2BQ3udhwo

 
Leave a comment

Posted by on November 6, 2012 in Uncategorized

 

TUGAS BAHASA INDONESIA

Nama : KOKO KURNIA
NPM : 16109041
Kelas : 3KA27

1. APAKAH YANG DIMAKSUD DGN PROPOSISI ?
Proposisi ialah kalimat logika yang merupakan pernyataan tentang hubungan antara dua atau beberapa hal yang dapat dinilai benar atau salah. Dengan kata lain, Proporsisi sebagai pernyataan yang didalamnya manusia mengakui atau mengingkari sesuatu tentang sesuatu yang lain.  

2. CONTOH KALIMAT PROPOSISI ! 
– Setiap barang harus disusun dan ditata dengan rapi. 
– Pakaian ini dicuci dan dijemurkan oleh kakak. 
– Setiap mahasiswa memiliki KTM sebagai identitasnya. 
– Semua wajib pajak wajib membayar pajak. 

3. APAKAH YANG DIMAKSUD DGN PREMIS ? 
Premis ialah pernyataan yang digunakan sebagai dasar penarikan kesimpulan. Merupakan kesimpulan yang ditarik berdasarkan premis mayor dan premis minor. Subjek pada kesimpulan itu merupakan term minor. Term menengah menghubungkan term mayor dengan term minor dan tidak boleh terdapat pada kesimpulan. Perlu diketahui, term ialah suatu kata atau kelompok kata yang menempati fungsi subjek (S) atau predikat (P). 

4. APAKAH YANG DIMAKSUD DGN TERM ? 
Term adalah suatu kata atau suatu kumpulan kata yang merupakan ekspressi verbal dari suatu pengertian dan sejumlah kata yang dapat berdiri sendiri. Jenis kata seperti itu disebut kata kategorimatis. Mis. : bunga, burung, pohon (term tunggal), orang tua asuh,pencinta lingkungan hidup (term majemuk).

 5. APAKAH YANG DIMAKSUD DGN PENALARAN ? 
Penalaran merupakan suatu kegiatan berpikir yang mempunyai karakteristik tertentu dalam menemukan kebenaran. Penalaran merupakan proses berpikir dalam menarik suatu kesimpulan yang berupa pengetahuan. 

6. BUATLAH CONTOH PENALARAN !
• Ketika seorang pengemis berkata :”kasihanilah saya orang biasa”. Itu merupakan suatu ungkapan yang      tidak logis. 
• Ketika seorang peneliti mencari penyebab mengapa orang mabuk? Ada 3 peristiwa yang ditemuinya 
• ada orang yang mencampur air dengan brendi dan itu menyebabkan dia mabuk 
• ada yang mencampur air dengan tuak kemudian dia mabuk 
• ada lagi yang mencampur air dengan whiski kemudian akhirnya dia mabuk juga

 
Leave a comment

Posted by on June 20, 2012 in Uncategorized