RSS

cyberbully atau cyberspace

05 Nov

Sekilas tentang Cyberspace, Dunia maya (eng: Cyberspace) adalah media elektronik dalam jaringan komputer yang banyak dipakai untuk keperluan komunikasi satu arah maupun timbal-balik secara online (terhubung langsung). Dunia maya ini merupakan integrasi dari berbagai peralatan teknologi komunikasi dan jaringan komputer (sensor, tranduser, koneksi, transmisi, prosesor, signal, kontroler) yang dapat menghubungkan peralatan komunikasi (komputer, telepon genggam, instrumentasi elektronik, dan lain-lain) yang tersebar di seluruh penjuru dunia secara interaktif.

Kata “cyberspace” (dari cybernetics dan space) berasal dan pertama kali diperkenalkan oleh penulis novel fiksi ilmiah, William Gibson dalam buku ceritanya, “Burning Chrome”, 1982 dan menjadi populer pada novel berikutnya, Neuromancer.

Cyberbullying merupakan aksi di mana pelaku bertindak di luar batas kepada orang lain dengan cara mengirim atau memposting materi yang dapat merusak kredibilitas, menghina atau melakukan serangan sosial dalam berbagai bentuk, dengan memanfaatkan internet atau teknologi digital lainnya sebagai medianya. Medianya bisa berupa SMS, e-mail, status di facebook, twitter, chatroom dan sebagainya, baik yang melalui komputer ataupun ponsel.Siapa sangka foto artis idola kita tiba-tiba menginfeksi komputer pribadi (PC) dengan virus ketika diklik. Hasil pencarian di mesin pencari mungkin akan menggiring kita ke sebuah situs phishing. Video lucu yang kita download bisa jadi menghibur, tapi ternyata mengandung trojan dan mengacaukan komputer.

Meski menyediakan banyak manfaat, Internet juga mengandung ranjau keamanan. Infeksi malware, email penipuan phishing, atau pelanggaran privasi online adalah beberapa di antaranya. Apa saja bahaya yang bisa kita temui di internet dan di mana saja tempat berbahaya tersebut? Seberapa berbahayakah ancamannya? Serta rekomendasi untuk menghindar dari ancaman tersebut? Simak kelanjutan rincian berikut ini.

13. Ancaman: Penipuan iklan lewat situs yang mengarah ke penipuan lain atau malware
Sumber Tempat: Website yang ada iklannya
Level Ancaman: Cukup Berbahaya

Eit, tidak semua iklan itu berbahaya. Namun, yang perlu diingat, penjahat cyber saat ini banyak yang memasang iklan di situs-situs populer untuk menjaring korban. Kasus ini pernah menimpa situs New York Times yang tahun lalu kedapatan memasang iklan dari scammer. Scammer sangat pandai mengeksploitasi jaringan iklan online untuk mendistribusikan iklan yang memuat konten-konten berbahaya, terutama pop-up berbahaya untuk antispyware palsu.

Rekomendasi:
Jangan sembarangan meng-klik banner iklan.

14. Ancaman: Aplikasi Facebook yang tidak jelas
Sumber Tempat: Facebook
Level Ancaman: Cukup Berbahaya

Aplikasi Facebook adalah salah satu masalah keamanan yang sudah sejak lama diseriusin para ahli keamanan. Sebab, kita tidak tahu siapa yang mengembangkan aplikasi, apa yang mereka lakukan dengan data yang kita inputkan, atau seperti apa praktek keamanan data yang dijamin pengembang.

Rekomendasi:
Lebih selektif dalam memilih aplikasi di Facebook, jangan mengikuti semua kuis misalnya. Periksa pengaturan privasi Anda untuk aplikasi Facebook sehingga Anda dapat mengontrol aplikasi mana saja yang bisa mengakses data Anda, dan siapa teman yang dapat melihat informasi dari aplikasi yang Anda ikuti (seperti hasil kuis).

15. Ancaman: Situs yang memancing user untuk mendaftar, lalu data dijual untuk keperluan spam
Sumber Tempat: Situs yang menawarkan hadiah gratis
Level Ancaman: Agak Berbahaya

Anda mungkin pernah melihat situs yang menawarkan iming-iming hadiah gratis. Misal: “Dapatkan iPad gratis!”, “Dapatkan sebuah notebook gratis!, caranya sangat mudah!”. Situs ini sebenarnya tidak berbahaya dalam artian klasik, artinya Anda mungkin tidak akan terinfeksi malware. Namun, yang berbahaya adalah informasi pribadi Anda yang akan diperjualbelikan untuk bisnis lain. Walhasil, spam jualan barang yang masuk ke email Anda pun kian membengkak.

Rekomendasi:
Baca kebijakan privasi lebih teliti sebelum mengisi data. Selain itu, waspadalah terhadap celah kebijakan privasi meskipun di situs tertera kalimat bahwa mereka tidak akan menjual data pribadi Anda ke pihak ketiga.

16. Ancaman: Phishing yang menjebak user men-download malware atau memberikan informasi login
Sumber Tempat: Jejaring sosial
Level Ancaman: Cukup Berbahaya

Aplikasi Facebook yang tidak jelas dan URL shortened bukan hanya beberapa bahaya yang mengintai user di jejaring sosial. Keberadaan Facebook memunculkan bentuk-bentuk baru dari phishing, antara lain scammer membajak akun Facebook lalu menggunakannya untuk memikat teman korban untuk mengklik link berbahaya, mengarahkan ke situs spam, atau menyerahkan informasi login mereka. Dengan demikian scammer memperoleh akun lebih banyak lagi untuk membajak akun lainnya.

Menurut Eric Howes, direktur penelitian malware Sunbelt Software, salah satu bahaya besar yang dihadapi user saat ini adalah malware, adware, dan spyware yang menyebar melalui jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter. User bisa jadi mendapat spam melalui jejaring sosial yang menawarkan link ke video tertentu atau widget untuk mempercantik profil Facebook. Namun dalam banyak kasus, apa yang sebenarnya ditawarkan adalah adware, spyware, atau software berbahaya yang dapat mengeksploitasi PC.

Rekomendasi:
Jangan gampang percaya dan meng-klik setiap link yang diposting di Facebook, bahkan jika link tersebut diposting salah seorang teman Anda. Cek wall teman Anda yang mengirimkan link atau Twitternya untuk melihat apakah ada sesuatu yang mencurigakan pada account-nya (disusupi-red). Dan jika Anda menduga bahwa account Anda telah dibajak, segera ganti password.

17. Ancaman: Oversharing – mengekspos terlalu banyak informasi pribadi pada profil jejaring sosial
Nama Tempat: Jejaring sosial
Level Ancaman: Agak Berbahaya

Membagi informasi pribadi terlalu banyak (oversharing) berarti membiarkan jutaan orang di internet melihat informasi pribadi Anda. Khususnya kaum remaja, jangan memajang segala macam informasi pribadi di internet. Oversharing dapat menimbulkan masalah privasi yang lebih serius, seperti serangan penipuan aplikasi kartu kredit, cyberbully, hingga penculikan.

Rekomendasi:
Ancaman ini relatif mudah menghindarinya, yaitu dengan menyadari apa yang seharusnya Anda posting. Hindari mempublikasikan alamat rumah dan nomor telepon ke profil Facebook Anda. Cek pengaturan privasi untuk memastikan bahwa siapa yang boleh melihat profil Anda. (Sumber: PC World/DOR)

 
Leave a comment

Posted by on November 5, 2011 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: